Kontribusi Tulangan Memanjang Terhadap Kekuatan Geser Pada Penampang Balok Beton

Al Fauzi Afendi, Azwarman Azwarman, Ria Zulfiati

Abstract


Beton bertulang sebagai elemen balok pada umumnya diberi tulangan memanjang (lentur) dan tulangan sengkang (geser), Tulangan memanjang/longitudinal pada balok yang dipasang searah sumbu batang untuk menahan gaya tarik, karena beton tidak dapat menahan gaya tarik melebihi nilai tertentu tanpa mengalami retak-retak dan Tulangan konvensional dikenal dengan konsep perhitungan tulangan pada bagian sengkang yang digunakan  untuk menahan gaya geser. Pengaruh momen lentur terhadap kuat geser, Pada kontrusi balok menerus, maka pada daerah tumpuan interior akan terjadi gaya geser dan momen lentur yang besar. Oleh sebab itu penulis tertarik untuk mengadakan penelitian dengan alasan ingin mengetahui jika meningkatkan rasio tulangan memanjang/longitudinal apakah dapat meningkatkan luas geser penampang atau malah tidak mempengaruhi, dengan adanya kontribusi tulangan memanjang/longitudinal terhadap kekuatan geser pada penampang balok beton.Dengan mencari berapakah jumlah sengkang dan bagaimana pengaruh rasio tulangan memanjang/logitudinal terhadap luas geser penampang balok beton. Penelitian ini menggunakan formula sesuai SNI 2847:2013.Adapun pengumpulan data yang digunakan adalah buku peracangan struktur beton bertulang, buku teori dan desain balok plat beton bertulang. Data akan dianalisa dengan membandingkan gaya geser yang dapat ditahan oleh beton adanya kontribusi tulangan memanjang dan tanpa adanya kontribusi tulangan memanjang. Berdasarkan analisa data yang dilakukan pada balok beton yang ditinjau, diperoleh kesimpulan bahwa dengan adanya kontribusi tulangan memanjang hasil yang didapatkan hampir sama atau sama dengan tanpa adanya kontribusi tulangan memanjang, dimana dengan adanya kontribusi tulangan memanjang didapat sengkang/begel sebanyak 8 buah untuk besi Ø10 dan 6 buah untuk besi Ø6, sedangkan perhitungkan tanpa adanya kontribusi tulangan memanjang didapat sengkang/begel yang sama yaitu sebanyak 8 buah besi Ø10 dan 6 buah untuk besi Ø6. Nilai ρ adalah rasio tulangan memanjang/longitudinal, dengan adanya rasio ρ pada perhitungan penulangan geser tidak begitu mempengaruhi luas geser penampang.


Keywords


Kontribusi Tulangan, Kuat Geser, Mutu Beton, Rasio Tulangan

Full Text:

PDF

References


Agus Setiawan, 2016. Perancangan Struktur Beton Bertulang Berdasarkan SNI 2847:2013, Erlangga, Jakarta.

Ali Asroni, 2017. Teori dan Desain Balok Plat Beton Bertulang Berdasaarkan SNI 2847:2013, MUP, Surakarta

SNI-03-2847-2013, 2013.Tata Cara Perhitungan Struktur Beton Untuk Bangunan Gedung, Bandung.

SNI 1727:2013, 2013.Beban Minimum Untuk Prencangan Bangunan Gedung dan Struktur Lain, Jakarta.

MacCormac, J.C, 2001. Desain Beton Bertulang, Erlangga, Jakarta

Vis, W.C, 1993. Dasar-dasar Perencanaan Beton Bertulang, Erlangga, Jakarta




DOI: http://dx.doi.org/10.33087/talentasipil.v4i1.44

Refbacks

  • There are currently no refbacks.


Creative Commons License
This work is licensed under a Creative Commons Attribution-ShareAlike 4.0 International License.

Jurnal Talenta Sipil, Faculty of Engineering, Batanghari University
Adress: Fakultas Teknik, Jl.Slamet Ryadi, Broni-Jambi, Kec.Telanaipura, Kodepos: 36122, email: talentasipil.unbari@gmail.com


Creative Commons License This work is licensed under a Creative Commons Attribution-ShareAlike 4.0 International License.