Studi Persepsi Risiko pada Proyek Konstruksi Bidang Pengairan Di Sumatera Barat

Dwi Putri Nengsi, Taufika Ophiyandri

Abstract


Industri konstruksi memiliki lebih banyak risiko dibanding industri yang lain. Risiko merupakan peristiwa yang tidak diharapkan karena mengandung ketidakpastian. Contoh risiko yang tidak diketahui kapan terjadinya adalah banjir. Menurut data BNPB dalam lima tahun terakhir, tren bencana banjir di Sumatera Barat cenderung meningkat. Kejadian banjir memiliki risiko yang besar dalam pelaksanaan proyek khususnya bidang pengairan. Untuk itu sangat penting mengidentifikasi dan mengetahui persepsi pengguna jasa maupun penyedia jasa dalam memandang risiko. Sehingga dapat menentukan dengan benar pihak yang paling bertanggung jawab dalam memitigasi risiko. Penelitian ini bertujuan untuk mengidentifikasi persepsi risiko dari pengguna jasa dan penyedia jasa. Pengumpulan data menggunakan kuesioner yang disebar kepada pengguna jasa dan penyedia jasa yang terlibat dalam proyek pengairan di Sumatera Barat. Faktor-faktor risiko diperoleh dari studi literatur dan penelitian terdahulu. Pengolahan data dengan cara analisis data parametrik dan nonparametrik menggunakan program statistik SPSS. Hasil penelitian menunjukan bahwa keadaan cuaca hujan lebat merupakan risiko paling sering terjadi. Sedangkan risiko yang sangat berdampak terhadap waktu pelaksanaan konstruksi adalah rumitnya masalah perijinan atau pembebasan lahan, Responden konsisten dalam menentukan risiko yang harus dibagi atau ditanggung oleh pengguna atau penyedia jasa. Namun, ditemukan bahwa banyak risiko diputuskan secara ragu-ragu dan responden memiliki persepsi yang berbeda mengenai risiko.  

Keywords


Risiko, Konstruksi, Pengguna Jasa, dan Penyedia Jasa

Full Text:

PDF

References


Andi, (2006), The importance and allocation of risks in Indonesian construction projects, Construction Management and Economics, p69-80.

Flanagan, R., Norman, G., (1993). Risk Management and Construction. Cambridge: UniversityPress.

Honesti,dkk,. (2014). Identifikasi Faktor – Faktor Risiko yang Mempengaruhi Kinerja Biaya pada Proyek Irigasi di Kabupaten Kerinci, Jurnal Teknik Sipil Universitas Bung Hatta, Vol. 5, no. 3

Kodoatie R. J, Sugiyanto,. (2002). Banjir. Yogyakarta. Pustaka Pelajar.

Masril,dkk,. (2012). Faktor-Faktor yang Mempengaruhi Kinerja Penyedia jasa terhadap Waktu Pelaksanaan pada Pekerjaan Bidang Keairan di Kota Bukittinggi, Jurnal Teknik Sipil Universitas Bung Hatta, Vol.5, no.3

Nizamuddin, Masimin, I.A. Maji,. (2013). Faktor – Faktor Risiko yang Mempengaruhi Kinerja Tahap Pelaksanaan Proyek Irigasi (Studi Kasus di Provinci Aceh), Jurnal Teknik Sipil Unsyiah, Vol. 2, no. 1, Februari, p12-25, ISSN 2302-0253

Nugrahaeni, V. A., (2012), Analisis Risiko Lingkup Non Execuseable pada Tahap Pelaksanaan Proyek Pembangunan Stasiun Daerah Kantor X yang Berpengaruh Terhadap Perubahan Kinerja Proyek, Tesis Fakultas Teknik Program Studi Teknik Sipil Universitas Indonesia

Ratnaningsih, dkk,. (2014). Analisis Risiko Manajemen Konstruksi Pembangunan Waduk Bajulmati Banyuwangi-Jawa Timur, Seminar Nasional Teknik Sipil ITS Surabaya, ISSN 978-979-99327-9-2




DOI: http://dx.doi.org/10.33087/talentasipil.v3i2.34

Refbacks

  • There are currently no refbacks.


Creative Commons License
This work is licensed under a Creative Commons Attribution-ShareAlike 4.0 International License.

Jurnal Talenta Sipil, Faculty of Engineering, Batanghari University
Adress: Fakultas Teknik, Jl.Slamet Ryadi, Broni-Jambi, Kec.Telanaipura, Kodepos: 36122, email: talentasipil.unbari@gmail.com


Creative Commons License This work is licensed under a Creative Commons Attribution-ShareAlike 4.0 International License.