Kajian Perkerasan Jalan Menggunakan Metode Analisa Komponen (Studi Kasus Peningkatan Jalan Simpang Talang Babat – Pangkal Bulian Kabupaten Tanjung Jabung Timur)
Abstract
Kabupaten Tanjung Jabung Timur merupakan Kabupaten yang terletak di Provinsi Jambi, yang mana tingkat pertumbuhan penduduknya cukup tinggi dan perkembangan ekonominya selalu meningkat dari tahun ke tahun, hal ini dapat diketahui dari jumlah pertumbuhan kendaraan di Kabupaten Tanjung Jabung Timur. Kondisi tersebut menuntut tersedianya fasilitas yang semakin baik, terutama menyangkut prasarana transportasi. Akibat bertambahnya volume lalulintas berdampak juga pada prasarana jalan, salah satunya perkerasan jalan. Ruas jalan simpang Talang Babat - Pangkal Bulian, merupakan salah satu jalan Kolektor Sekunder dan memiliki beban Lalu Lintas Harian yang cukup tinggi, dengan mencermati hal tersebut maka perlunya mengevaluasi kembali perkerasan jalan yang pada tahun 2017 terjadi peningkatan jalan berupa penambahan lebar lapis perkerasan sebanyak 2,5 m pada jalur kiri dan kanan, dengan panjang jalan 3,4 km dan memiliki tebal lapis perkerasan AC – BC 6 cm. Jumlah LHR yang cukup tinggi akan menyebabkan jalan mengalami kerusakan. Berdasarkan hal tersebut, penulis melakukan penelitian mengenai Kajian Perkerasan Jalan Menggunakan Metode Analisa Komponen. Perencanaan ini dimulai dengan survey jumlah kendaraan yang lewat selama 3 hari, kemudian mencari referensi dan data – data sekunder berupa pertumbuhan lalu lintas, data curah hujan dan data kelas jalan. Setelah semua data yang dibutuhkan didapat kemudian dilakukan perhitungan tebal perkerasan jalan menggunakan metode Analisa Komponen. Berdasarkan perhitungan tersebut didapat lapis tambah yang diperlukan adalah 4 cm.
Keywords
Full Text:
PDFReferences
Afrialdi, Idil .2017.Kajian Analisis Lapis Perkerasan Jalan (AC-BC) Teluk Dawan – Teluk Buan Kec. Dendang Kab. Tanjung Jabung Timur. Jambi. Universitas Batanghari.
Dinas Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat Kabupaten Tanjung Jabung Timur. 2017. Data California Bearing Ratio (CBR). Kabupaten Tanjung Jabung Timur. Bidang Bina Marga.
Kementerian Pekerjaan Umum Republik Indonesia, Departemen Pekerjaan UmumSKBI 2.3.26. 1987. Petunjuk Perencanaan Tebal Perkerasan Lentur Dengan Metode Analisa Komponen. Jakarta. Yayasan Badan Penerbit Pekerjaan Umum.
Kementerian Pekerjaan Umum Republik Indonesia. 2010. Spesifikasi Umum Divisi 6 (Revisi 3). Jakarta. Ditjend Bina Marga.
L. Hendarsin, Shirley. 2000. Perencanaan Teknik Jalan Raya. Bandung : Politeknik Negeri Bandung.
Sudarsono, DU. 1993. Konstruksi Jalan Raya.Jakarta : Dunia Grafika Indonesia
Sukirman, Silvia. 2003. Beton Aspal CampuranPanas. Jakarta: Granit.
Sukirman, Silvia. 2010. Perencanaan Tebal Perkerasan Lentur. Bandung: Nova.
Undang- Undang Republik Indonesia Nomor 38 Tahun 2004 Tentang Jalan.
Undang – Undang Republik Indonesia Nomor 22Tahun 2009 Tentang Lalu Lintas Dan Angkutan Jalan.
Tenri ajeng, Andi Tenri sukki. 2002. Rekayasa Jalan Raya 2. Jakarta : Guna darma
DOI: http://dx.doi.org/10.33087/talentasipil.v2i2.19
Refbacks
- There are currently no refbacks.

This work is licensed under a Creative Commons Attribution-ShareAlike 4.0 International License.
Jurnal Talenta Sipil, Faculty of Engineering, Batanghari University |


