Perbandingan Kuat Tekan pada Beton SCC Menggunakan Bahan Zat Aditif yang Bersifat Accelerator dan Retarder dengan Metode Destructive Test
Abstract
Keywords
Full Text:
PDFReferences
Aulia, T. B., & Amalia, Z., (2020). Pengaruh Penggunaan Air Suhu Ekstrim Sebagai bahan Pembentuk Beton Yang Ditambahkan Admixtures Terhadap Kuat Tekan Beton. Teras Jurnal : Jurnal Teknik Sipil, 10(2), 213–223. https://doi.org/10.29103/tj.v10i2.318
Bahar F. F., & Wiranto, S., (2024). Inovasi Material dalam Innovation in Sustainable Concrete Materials: A Literature Review on the Utilization of Fly Ash for Enhanced Concrete Strength.
Badan Standardisasi Nasional. (2008). SNI 1972:2008 Cara uji slump beton. Jakarta: Badan Standardisasi Nasional.
Badan Standardisasi Nasional. (2000). SNI 03-2834-2000 Tata cara pembuatan rencana campuran beton normal. Jakarta: Badan Standardisasi Nasional.
Badan Standardisasi Nasional. (2011). SNI 1974:2011 Cara uji kuat tekan beton dengan benda uji silinder. Jakarta: Badan Standardisasi Nasional.
Badan Standardisasi Nasional. (2012). SNI 7656:2012 Tata cara pemilihan campuran beton normal. Jakarta: Badan Standardisasi Nasional.
EFNARC. (2005). The European guidelines for self-compacting concrete: Specification, production and use.
Fernando, V., Hunggurami, E., & Sir, T. M. W. (2023). Pengaruh Perawatan Beton (Curing) Menggunakan Water Curing Dan Membrane Curing Terhadap Kuat Tekan Beton. In Jurnal Teknik Sipil (Vol. 12, Issue 2). https://doi.org/10.29103/tj.v12i2.671
Hamdani, H., Zarkasi, A., & Darayani, D. H. (2018). Studi Keseragaman Kekuatan pada Beton SCC dengan Menggunakan Non-Destructive Test. INNOVATIVE: Journal Of Social Science Research, 4, 4435–4449.
Ikhsani, N. A., & Darwis, I. (2023). Studi Kekuatan Tekan Beton SCC (Self-Compacting Concrete) Dengan Penambahan Fly Ash Menggunakan Perendaman Asam Sulfat Study of Compressive Strength of Self-Compacting Concrete with The Addition of Fly Ash Using Sulfuric Acid Soaking. In Journal of Applied Civil and Environmental Engineering (Vol. 3, Number 2). https://doi.org/10.31963/jacee.v3i2.4621
Okamura, H., & Ouchi, M. (2003). Self-Compacting Concrete. In Journal of Advanced Concrete Technology (Vol. 1, Issue 1). https://doi.org/10.3151/jact.1.5
Pujianto, A., Faizah, R., Wijaya, D. A., Abdurazak, J., Prayuda, H., & Wijaya, H. (2021). Kuat tekan dan tarik belah beton serat menggunakan aggregat ringan. Semesta Teknika, 24(1), 1–9. https://doi.org/10.18196/st.v24i1.12084
Saputra, G. R. (2021). Perbedaan Uji Kuat Tekan Beton Menggunakan Zat Aditif dan Non Aditif. STATIKA: Jurnal Teknik Sipil, 7(1), 12-20. https://doi.org/10.57203/jriteks.v1i1.2022.20-27
Sampebulu, V., Nasruddin, & Mushar, P. (2018). Kuat Tekan Beton antara Metode Destructive Test dan Non-Destructive Test pada Beton Ringan Berbahan Fly Ash atau Slag. Jurnal Lingkungan Binaan Indonesia, 7(2), 90–93. https://doi.org/10.32315/jlbi.7.2.107
SK SNI S-04-1989-F. 1989. Spesifikasi Bahan Bangunan Bagian A (Bahan Bangunan Bukan Logam). Departemen Pekerjaan Umum
DOI: http://dx.doi.org/10.33087/talentasipil.v9i2.1472
Refbacks
- There are currently no refbacks.

This work is licensed under a Creative Commons Attribution-ShareAlike 4.0 International License.
Jurnal Talenta Sipil, Faculty of Engineering, Batanghari University |


